Visi – Glenn Fredly – Berbicara Tentang Indonesia Timur

Istimewa

Pengantar

Dalam edisi VISI kali ini, kembali kita mengangkat persoalan Indonesia Timur dan kampanye sosial Voice from The East yang berusaha menyebarkan kesadaran publik tentang keadaan Indonesia timur. Berbeda dengan edisi sebelumnya yang hanya mengangkat satu tokoh, kini kita mencoba merangkum beberapa tokoh dari kalangan LSM, seniman, dan akademisi dalam satu video; membicarakan persoalan Indonesia timur. Tokoh – tokoh tersebut antara lain Glenn Fredly, Indria Fernida (KONTRAS), dan Liona N Supriatna (Dosen Hukum Unpar).  Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum UNPAR dan KONTRAS (selaku penyelenggara diskusi VOTE di UNPAR / 27 Maret 2012), Media Parahyangan, dan Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa Unpar. Perjuangan terus berlanjut….

INDONESIA TIMUR MERUPAKAN WILAYAH YANG KAYA AKAN SUMBERDAYA ALAM DAN SUMBERDAYA MANUSIA// NAMUN MODAL YANG MASYARAKATNYA MILIKI/ JUSTRU MENJADI SUMBER PERMASALAHAN MEREKA SELAMA INI//

SITUASI YANG KIAN MEMBURUK TERLIHAT DARI LAPORAN-LAPORAN YANG MASUK KE DALAM CATATAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT KONTRAS/SEBUAH L-S-M YANG MEMPERJUANGKAN HAK ASASI MANUSIA//

DARI SEKTOR SUMBER DAYA ALAM/ EKSPLOITASI TERHADAP SUMBER DAYA ALAM/ OLEH PERUSAHAAN-PERUSAHAAN NASIONAL MAUPUN INTERNASIONAL/ MASIH BERJALAN HINGGA SAAT INI/ KONSEKUENSI DARI EKSPLOITASI BERUPA PENCEMARAN LINGKUNGAN TAK TERHINDARKAN // DARI SEKTOR SUMBER DAYA MANUSIA/ KEKERASAN MAUPUN GIZI BURUK/ DI MALUKU/MENJADI FAKTA YANG TIDAK BANYAK DIKETAHUI OLEH PUBLIK//

FAKTA-FAKTA TERSEBUT/ MENGINSPIRASI TERBENTUKNYA SEBUAH GERAKAN SOSIAL BERNAMA VOTE/ SINGKATAN DARI VOICE FROM THE EAST/ YANG BERAWAL DARI OBROLAN KELOMPOK MUSISI SEPERTI GLEN FREDLY DAN BEBERAPA ARTIS/ DENGAN L-S-M KONTRAS//

DARI PENGALAMAN TERSEBUT/GLEN PERCAYA BAHWA PENDEKATAN BUDAYA DAPAT MENJADI PENDEKATAN ALTERNATIF /  UNTUK MENJALIN SOLIDARITAS ANTAR WARGA DI INDONESIA//

TIM VISI – SORGEMAGZ

Video Jurnalis 

Adhito Harinugroho l Banyubening

Naskah

Banyubening

Narator

Lalola Easter Kaban

VideoEditor

Adhito Harinugroho l Priyadi Nur Qodri

 

About Voice from The East (VOTE) diambil dari http://voicefromtheeast.org/VOTE (Voice From the East) merupakan sebuah kampanye sosial dengan basis budaya untuk menyuarakan perdamaian, anti kekerasan, kesejahteraan, pelestarian lingkungan hidup dan demokratisasi untuk Indonesia Timur. Kampanye ini dilakukan oleh kelompok seni seperti Glenn Fredly, Slank, God Bless, Indra Lesmana, Seringai, Panji Waciksana, dan lain-lain dengan kolaborasi dengan pegiat isu kemanusiaan dan lingkungan seperti KontraS, Kiara, Migrant Care, ANBTI dan Jatam. Bahkan organisasi Internasional pun turut serta mendukung kampanye ini, seperti Greenpeace. Kampanye akan dilakukan dengan pendekatan budaya dan membangun partisipasi yang seluas-luasnya bagi siapapun, karena masalah di Indonesia Timur adalah masalah bagi seluruh rakyat Indonesia yang cinta akan tanah airnya. Tujuan dari kampanye adalah Melalui VOTE kami berharap bahwa semakin terbangunnya kesadaran masyarakat secara luas untuk mengetahui kondisi-kondisi Indonesia Timur; dan meningkatkan solidaritas sosial untuk membantu keterpurukan Indonesia TimurIde membentuk VOTE berawal obrolan santai musisi pop Glenn Fredly dengan beberapa kawan di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Obrolan ini muncul dari kegelisahan atas kondisi-kondisi di Indonesia Timur yang terus memburuk dari hari ke hari, diantaranya persoalan kekerasan, perusakan lingkungan dan hak-hak masyarakat lainnya.Contohnya, dalam catatan KontraS, sepanjang 2009-2011, telah terjadi sejumlah aksi kekerasan di Papua yang mengakibatkan 16 orang tewas. Enam puluh enam orang masih ditahan karena kebebasan berekspresinya dianggap kejahatan.Eksploitasi sumber daya alam oleh perusahaan-perusahaan, nasional maupun internasional, berlangsung sedemikian rupa. Data yang dilansir Departemen Energi dan Sumber Daya Alam mencatat sejak tahun 1992 hingga 2002, PT Freeport Indonesia telah memproduksi 5.5 juta ton tembaga, 828 ton perak, dan 533 ton emas. PT Freeport Indonesia pun hanya mau membayar 1% royalti komoditas emas kepada Pemerintah Indonesia! Fakta ini jelas menyalahi aturan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2003 tentang tarif penerimaan negara bukan pajak, yang menetapkan royalti emas sebesar 3,75%. Model eksploitasi ini juga memengaruhi keseimbangan ekosistem alam jangka panjang. Setidaknya, 200 ribu ton limbah tambang PT Freeport Indonesia dibuang ke sungai dan laut. Konsekuensi pencemaran lingkungan tidak bisa dihindari lagi.Cerita-cerita kelam eksploitasi alam juga banyak terjadi di tempat-tempat lainnya. Praktik pencemaran lingkungan yang dilakukan PT Newmont Nusa Tenggara di Teluk Buyat, mengakibatkan kerugian besar yang harus ditanggung negara dan warga Buyat. Gizi buruk yang diderita banyak warga Maluku, akibat tidak mampu mengonsumsi sumberdaya pangan yang baik, juga menjadi fakta sosial yang tidak pernah diketahui publik luas.Mereka yang hidup miskin, minim akses, dan tinggal jauh dari kota Jakarta, adalah obyek kesewenang-wenangan vulgar pemilik modal dan politik kekuasaan, sejak dulu hingga kini. Kepekaan dan solidaritas dibutuhkan untuk memulihkan rasa keadilan bermartabat bagi saudara-saudari kita di sana. Dan cerita-cerita kelam ini harus disuarakan melalui sebuah gerakan kampanye bersama; di mana ekspresi kebudayaan melalui musik, tari dan bentuk kebudayaan lainnya bisa digunakan untuk menyatukan ikatan sosial manusia-manusia Indonesia. Atas nama perdamaian dan persaudaraan sebangsa setanah air.Melalui VOTE kami berharap bahwa semakin terbangun kesadaran masyarakat secara publik luas untuk mengetahui kondisi-kondisi Indonesia Timur; dan meningkatkan solidaritas sosial untuk membantu kondisi keterpurukan Indonesia Timur.PEOPLE BEHIND VOTEVOTE (Voice from the east) merupakan people movement yang menyatukan berbagai elemen-elemen bangsa untuk menyuarakan kepedulian terhadap nasib Indonesia Timur. Dicetuskan oleh Glenn Fredly dan KontraS, dengan cepat VOTE mendapat tanggapan positif dari berbagai lembaga swadaya masyarakat lokal maupun internasional yang memiliki kredibilitas seperti Kiara, Migrant Care, ANBTI, Jatam,Walhi, ICW, Greenpeace.Di kalangan musisi, VOTE juga mendapat sambutan yang amat baik. Berbagai musisi dari berbagai jenis aliran musik sudah menyatakan bersedia memberikan dukungan aktif untuk VOTE. Sebut saja musisi papan atas seperti Indra Lesmana, Slank, Tompi, Seringai dan sederet panjang nama-nama musisi terkenal yang terus bertambah panjang setiap hari.VOTE juga membuktikan bahwa people movement harus menjadi milik semua kelompok dengan bergabungnya beberapa tokoh agama, masyarakat dan budaya mendukung gerakan ini. Bahkan, Sri Sultan Hamengkubuwono X telah menyatakan mendukung sepenuhnya gerakan perubahan berbasis budaya ini dan bersedia menjadikan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai tuan rumah event musik dan budaya VOTE yang rencananya akan digelar pada bulan April 2012.