(UNDUH) Elemental Gaze – Elemental Unmastered Version

Elemental Gaze (Fuad, Bilfian, Luthfi)
Istimewa

 

EG
Elemental Gaze 2014

Saat ini tentu ingatan penggemar musik Indonesia samar-samar ketika mendengar nama Elemental Gaze (EG). Maklum, grup bernuansa shoegaze dan elektronik yang terbentuk di Bandung tahun 2004 ini tak pernah mencapai tingkat popularitas yang maksimal, di kala skena musik independen di Bandung dan Jakarta khususnya sedang bergeliat pada pertengahan tahun 2000-an.

Grup yang kini beranggotakan Fuad (vokal/gitar/keyboard), Bilfian (programming), dan Luthfi (gitar/keyboard/vokal latar) ini terkenal militan dalam berkarya. Ketika awal pentas di TRL Bar Bandung tahun 2005, Fuad yang saat itu masih berduet dengan kawan SMA-nya Myrdal tidak menyia-nyiakan kesempatan bertemu pendiri webzine Deathrockstar, Eric Wirjanata, untuk memberikan materi demo Elemental Gaze. Tahun 2006 menjadi tahun yang cukup sibuk bagi EG, di mana tawaran pentas di berbagai gig musik independen Bandung berdatangan. Ketika namanya mulai harum, Elemental Gaze malah menempuh langkah unik dalam menyebarluaskan karyanya. Umumnya band lain mempersiapkan album penuh dalam bentuk fisik, EG menyebarkan mini album We Cannot Create Ourselves For Someone We Love dengan menyimpannya di warung-warung internet, sehingga publik bisa mengambilnya secara gratis.

Di periode yang sama, Elemental Gaze berada dalam pusaran pegiat dan penggemar musik independen Bandung yang bermarkas di Jalan Cisitu Lama, Bandung. Bertempat di sebuah kontrakan tempat tinggal Luthfi (kini gitaris EG), Fuad bertemu dengan Gembi (pendiri zine Wasted Rockers dan grup Sungsang Lebam Telak), Akbar (personil A Stone A dan video artist), Dani (Sungsang Lebam Telak), Dhito (aktivis media), Yudi (kolektor piringan hitam), Aduy (eks Jellybelly), dan Fitrah (pendiri webzine Rainydays.tk dan akhirnya menjadi manajer EG). Aktivitas pertukaran mp3 serta diskusi musik dan seni yang melibatkan orang-orang tersebut sering terjadi, yang kemudian mempengaruhi perkembangan musik EG. Bersama Luthfi, Fuad pernah membuat side project bernama Beautify. Di periode ini formasi EG adalah Fuad, Bilfian, dan Luthfi.

Berkat kontribusi Fitrah sebagai manajer, di tahun 2007 EG aktif berpromosi di internet melalui situs Myspace.com. Upaya ini membuahkan hasil ketika EG merilis album perdananya, Let Me Erase You, di Jepang melalui Xtal Records di tahun 2008. Album yang dirilis dalam bentuk CD itu hanya didistribusikan di Jepang. Single “Unperfect Sky” yang menampilkan Sigit (vokalis/gitaris Tigapagi) juga masuk ke dalam kompilasi Half Dreaming rilisan Quince Records Jepang. Belakangan, single tersebut juga masuk di kompilasi digital Shoegaze Electro 1 rilisan Clouddragonlabel Britania Raya tahun 2011.

Tahun 2008 merupakan tahun penting untuk EG, karena di bulan Juli mereka berkesempatan menjadi pembuka konser grup post-rock asal Jepang, Mono, di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebulan kemudian EG juga berpartisipasi di Baybeats Festival, Singapura. Tahun berikutnya Elemental Gaze masuk dalam daftar nominasi The Best Electronica Awards and The Best Instrumental pada AVIMA (Asia Pasific VOICE Independent Music Awards).

Meski malang melintang di panggung lokal dan internasional, EG tidak merilis album secara lokal. Akibatnya, pengetahuan penggemar musik Indonesia terhadap EG terbatas. Setelah nominasi AVIMA, para personil EG mulai disibukkan kegiatan hidup masing-masing. Puncaknya, Fuad memutuskan untuk memvakumkan dirinya dari EG untuk menyelesaikan studinya di Universitas Padjadjaran, Bandung. Gaung EG pun mulai tenggelam di skena musik elektronik Bandung dan Indonesia.

Saat vakum dari EG, para personil tetap aktif menulis lagu. Fuad sempat kembali untuk tampil bersama EG di acara To Here Knows When: A Shoegaze Weekend di Waterfront, Esplanade, Singapura, tahun 2010. Namun, setelah reuni para personil EG lebih memilih untuk bergerilya menulis dan mengumpulkan materi lagu ketimbang kembali aktif berpentas. Hal ini disebabkan personil EG yang terpisah antara Bandung dan Jakarta.

Setelah vakum selama 3 tahun, Sorge Records, label musik yang dimotori oleh Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Parahyangan Bandung menawarkan EG untuk merilis album penuh. Ajakan itu disambut positif oleh EG karena mereka belum pernah merilis album penuh yang akan didistribusikan untuk pasar lokal. Dari informasi Sorge Records, rencananya album baru ini akan diisi beberapa materi lama yang dimatangkan serta materi baru.

Berikut ini adalah bocoran materi dari album mereka yang akan segera rilis “Elemental”,  silahkan unduh di tautan berikut ini

https://sorgerecords.bandcamp.com/album/elemental-unmastered-version

Diskografi

  • Demo Song ” Love your Love, Death Your Love” (2005)
  • “Love Your Love, Death Your Love” (Single on – Dua Bersatu Compilation/MMM Records) (2005)
  • “Behind The Window I See” (Single on – OST “Gue” Nggak Mau Salah Jalan) (2006)
  • We Cannot Create Ourselves For Someone We Love (EP)(2006)
  • Let Me Erase You (LP) (2008/ XTAL Records,Japan)
  • “Unperfect Sky feat. Sigit Tiga Pagi”(Single on – VA Half Dreaming Compilation (2008/Quince Records, Japan)
  • “Love Your Love, Death Your Love” (Single on – The Silent Ballet Compilation: Volume 13 (2009/Lost Children Net Label, Amerika Serikat)
  • “God Knows Why This Should Be Kept For All Time” (Single on – VA 200,000 Gazes: Volume Two (2012/Whenthesunhits, Amerika Serikat)