Tentang Single Terbaru Griffin’s Holy Grove, ‘Hollow’, dan Perang atas Tanah

Istimewa

Griffins Holy Grove bisa dibilang merupakan band yang tumbuh seiring dengan perkembangan Sorge, bahkan sebelum istilah tersebut menjelma menjadi bentuk ‘Magz’ atau ‘Records’ seperti saat ini. Bagaimana tidak, band ini paling sering main di Sorge Gigs (enam kali kalau tidak salah), sehingga perkembangan “riset” panjang mereka dapat dipantau secara berkala: sedari masih menyemburkan metal ngebut (ala Mati Terjepit di Selangkangan Anjing) di Sorge 2008, hingga menceburkan diri ke dalam lautan progresif-metal/rock. Sabtu kemarin (10/10) Band beranggotakan Ferdi “Aceng” Adriansyah (Bass), Mas Joko J.S (Gitar/Lead Vocal), dan Yusuf “Ucup” Zulkibri (Drum), tampil di acara Wastedrockers Studio Session di Jakarta.COVERGHG

Berselang tujuh tahun dari gigs di tahun 2008 itu, di hari Senin, 26 Oktober 2015 ini mereka merilis single mereka ‘Hollow’. Single tersebut akan termaktub dalam album ‘Mala’ yang akan kelur dalam waktu dekat bekerja sama dengan Sorge Records. Mendapat kehormatan ini tentu suatu hal yang sangat berarti bagi kami. Apalagi setelah mendengar dan mendapat cerita tentang single ‘Hollow’ ini bercerita tentang perapasan tanah dan kesiapan masyarakat untuk berperang demi mempertahankannya. Seakan sebuah ode untuk para pejuang ruang hidup, dari RembangLumajang, Pati, Blitar, Jatigede, Indramayu, Lampung, Papua, dan daerah-daerah lainnya:

It takes more blood
It wants more tears
I will not deny

Lord can’t you see we are ready we are ready to have a war

Tanpa berpanjang lagi, sila simak single mereka “Hollow”, berikut dengan pers release dari Sorge Records ini:

***

Griffin’s Holy Grove Merilis Single Berjudul ‘Hollow’

Griffin’s Holy Grove, grup musik bernuansa progressive rock merilis single terbaru mereka berjudul ‘Hollow’ pada Senin, 26 Oktober 2015. Lagu tersebut menjadi suguhan pertama dari album penuh perdana mereka bertajuk ‘Mala’ yang direncanakan rilis dalam waktu dekat melalui Sorge Records.

Trio yang terdiri dari Mas Joko Jodi Satriya (Gitar, Lead Vocal), Ferdi Adriansyah (Bass, backing vocal), dan Yusuf Zulkibri (Drum), merupakan band pengisi reguler gigs yang diadakan Sorge. Dari awal kemunculannya tahun 2008 dan setiap keterlibatan selanjutnya, mereka selalu memukau dengan musik cadas yang intens dan teknikal. Tidak berpengaruh jika mereka tampil di awal acara ataupun mendekati akhir acara, seluruh energi selalu mereka berikan.

Dalam lima tahun terakhir, Griffin’s Holy Grove secara perlahan mengubah arah musik mereka dan mulai bereksplorasi dengan pengaruh musik progressive rock yang lebih kental. Durasi lagu mulai memanjang. ‘Winter’s Calling’, single yang mereka rilis di tahun 2012, menandakan perubahan tersebut. Waktu itu, mereka masih mempertahankan sound metal yang kental.

Kini di tahun 2015, eksplorasi musik dan lirik kembali dilakukan Griffin’s Holy Grove. Di lagu ‘Hollow’ ini mereka mulai meninggalkan sound metal yang heavy. Pada sisi musikal, durasi dipanjangkan hingga tujuh menit 50 detik yang berisi tempo lambat-sedang, komposisi quiet-loud, twisting and turning, serta menyisakan ruang untuk instrumental. Pada lirik, menurut pengakuan personil Griffin’s Holy Grove, ‘Hollow’ bercerita tentang masyarakat pribumi yang terjepit sistem tuan tanah oleh penjajah pada masa Hindia Belanda.

Meski tengah bereksplorasi dalam wilayah progresif, untuk menyebut bahwa Griffin’s Holy Grove adalah band yang bernaung dalam genre musik tersebut merupakan kesimpulan prematur. Kami di Sorge telah bertahun-tahun menyaksikan perkembangan Griffin’s Holy Grove dan kami percaya, dengan talenta dan skill yang mereka miliki, Griffin’s Holy Grove dapat membuat musik berkualitas di genre apapun.

Sembari menunggu album penuh mereka yang sebentar lagi akan rilis, simak terlebih dulu ‘Hollow’!

Lagu Hollow bisa didengarkan di Soundcloud mereka: https://soundcloud.com/griffinsholygrove/hollow