Guk Guk Guk!!! Vol. 5: Ngawang Sampai Tuntas

Istimewa

Mengambil tempat di Borneo Beerhouse Kemang Jakarta, pada tanggal 24 Februari 2016, mulai jam 8 malam, para penikmat musik dapat “ngawang sampai tuntas” di pentas GUKGUKGUK!!! VOL. 5 bersama unit shoegaze Bandung kawakan, Elemental Gaze, yang ditemani oleh band dream pop Jakarta, Gizpel. Pada acara ini juga video dari kedua band juga akan ditampilkan.

Elemental Gaze dibentuk pada tahun 2004 oleh Fuad Abdulgani dan Muhammad Myrdal. Pengaruh musik dream pop/shoegaze yang berkembang pada dekade 80-an dan 90-an tercermin dari nama band, yang diambil oleh Fuad dari judul album solo Robin Guthrie, gitaris Cocteau Twins asal Britania Raya. Setelah merilis sendiri mini album ‘We Cannot Create Ourselves For Someone We Love’ di tahun 2006, formasi Elemental Gaze berubah dengan keluarnya Myrdal dan masuknya Luthfi Kurniadi sebagai gitaris dan Bilfian Sugiono sebagai programmer, sehingga nuansa musik Elemental Gaze lebih berwarna dengan elemen electronica.

Dengan formasi trio, Elemental Gaze sempat menyicip panggung dan prestasi di skena musik independen internasional. Elemental Gaze sempat menjadi pembuka konser grup post-rock asal Jepang, Mono, di Kuala Lumpur, Malaysia pada tahun 2008. Sebulan kemudian Elemental Gaze juga berpartisipasi di Baybeats Festival, Singapura. Di tahun yang sama, album penuh pertama Elemental Gaze, ‘Let Me Erase You’, dirilis oleh Xtal Records asal Jepang.

Setelah beberapa pengalaman di atas, Elemental Gaze vakum dalam waktu cukup lama sehingga eksistensinya tidak jelas. Elemental Gaze sempat reuni kecil ketika tampil di Esplanade Singapura pada tahun 2010. Hingga pada tahun 2013, sebuah penawaran dari Sorge Records untuk perilisan album kedua berhasil membuat trio Fuad, Luthfi, dan Bilfian untuk kembali berkomitmen menjalankan Elemental Gaze. Sejak tahun 2014, Elemental Gaze ditambah dengan dua additional player, Adytio Nugroho (bass) dan Amazia Yedija Pangasa Sabu (drum) sehingga sound mereka lebih analog. Pada pertengahan 2015, album kedua Elemental Gaze yang berisi materi baru dan materi lama yang dimatangkan, ‘Elemental’, dirilis Sorge Records.

Sementara itu pendamping Elemental Gaze pada GUKGUKGUK!!! VOL. 5, Gizpel, merupakan band dream pop asal Jakarta yang terbentuk pada 2012. Serupa dengan Elemental Gaze, Gizpel merupakan trio yang terdiri dari Fadillah Ananto (vokal & bass), Dimas A. Wibisono (gitar), dan Dika Raka Prayuga (drum machine & synthesizer). Meski sama-sama terinspirasi music rock dan pop independen dekade 80-an dan 90- an, pendekatan musik Gizpel lebih mendekati aliran post-punk yang dimodifikasi dengan efek reverb yang tebal pada gitar. Pada medio Agustus 2015 Gizpel menelurkan mini album ‘Short Distance’ yang dirilis Kolibri Rekords.

 “Tampaknya tidak banyak band yang memanfaatkan sound  semacam kami di Jakarta, dan kami ingin memperkenalkan sound kami ke skena pop dan rock di sini,” ujar Fadillah pada The Jakarta Post. Sejak merilis ‘Short Distance’, Gizpel aktif tur di kota-kota Pulau Jawa bersama band anggota Kolibri Rekords lainnya seperti Bedchamber, ATSEA, dan Kaveh Kanes. Penampilan Elemental Gaze dan Gizpel pada GUKGUKGUK!!! VOL. 5 harus disimak, karena kedua band menghadirkan interpretasi yang berbeda dari fenomena musik era 80-an dan 90-an.

Terlebih pelaksanaan GUKGUKGUK!!! VOL. 5 jatuh di hari Rabu, waktu yang cocok untuk merenungkan kembali makna rutinitas kehidupan sehari-hari dengan sound ‘ngawang’. GUKGUKGUK!!! dikelola secara kolektif oleh Sinema Pinggiran dan Sorge Records, bekerjasama dengan Borneo Beerhouse. Dalam Vol.5 ini, mereka mengajak Kolibri Rekords. Dalam empat kali penyelenggaraan, GukGukGuk!!! sudah menghadirkan Borock n Roll, Marjinal, Pijar, dan Raksasa.

 

 

Sinema Pinggiran

FB: https://www.facebook.com/SINEMA-PINGGIRAN-120442608022744/?fref=ts

Youtube: https://www.youtube.com/user/akhiyaranzika

Twitter : @SinePing Intagram : @sinemapinggiran

Sorge Records

Twitter : @sorgerecords Instagram : @sorgerecords

Kolibri Rekords

Situs: http://kolibrirekords.com/