Apakah Luhut Binsar Pandjaitan adalah Politically Exposed Person? – (UPDATE) Kasus Kriminalisasi FatiaHaris

Politically Exposed Person (PEP) sempat menjadi perdebatan dalam Sidang Kasus Kriminalisasi Fatia dan Haris ketika pemeriksaan saksi yang meringankan yaitu Iqbal Damanik, periset dari Greenpeace Indonesia, 11 September 2023. Salah satu Jaksa Penuntut Umum meminta Iqbal untuk menunjukkan dokumen yang menyatakan Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) adalah Politically Exposed Person (PEP). Tapi apa sebenarnya yang dimaksud dengan Politically Exposed Person?

Menurut Peraturan Kepala PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) No.2 Tahun 2015, Politically Exposed Person yang selanjutnya disingkat sebagai PEP adalah orang yang memiliki atau pernah memiliki kewenangan publik diantaranya adalah penyelenggara negara sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang penyelenggara negara, dan / atau orang yang tercatat atau pernah tercatat sebagai anggota partai politik yang memiliki pengaruh terhadap kebijakan dan operasional partai politik, baik yang berkewarganegaraan Indonesia maupun yang berkewarganegaraan asing.

Dalam video ini menampilkan pembicaraan Politically Exposed Person dalam persidangan kasus kriminalisasi fatia dan Haris. Diawali dengan pemaparan Iqbal Damanik yang menjelaskan bahwa Politically Exposed Person salah satu yang dijadikan batu tumpu dalam Kajian Cepat tentang Ekonomi-Politik Penempatan Militer di Papua: Kasus Intan Jaya. Lalu ditutup dengan pemaparan saksi ahli Dr. Yunus Husein, S.H., LL.M. yang merupakan Ahli Hukum Perbankan dan Tindak Pidana Pencucian Uang pada dalam Sidang Kasus Kriminalisasi Fatia dan Haris (2/10).