Perempuan Rembang Melakukan Lesungan di Depan Istana Negara

Istimewa

Berikut video sembilan perempuan warga dari Rembang, Jawa Tengah melakukan aksi di depan Istana Negara, Senin (6/4), dengan harapan bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk membatalkan pembangunan pabrik semen di Rembang dan di Kendeng, Jawa Tengah.Mereka mengenakan kebaya yang dipadukan jarik serta memakai caping. Dengan kompak mereka memukul alu ke arah lesung yang biasa digunakan untuk menumbuk padi.

Sedikit latar belakang penolakan warga Rembang tersebut karena lokasi pabrik dan lokasi ekspolitasi penambangannya di wilayah Cekungan Air Tanah (CAT) Watuputih. Kawasan tersebut merupakan kawasan yang memiliki fungsi penyimpan cadangan air. Hasil penelitian Air Bawah Tanah di Gunung Watuputih oleh Dinas Pertambangan Provinsi Daerah Tingkat I Jawa Tengah pada Maret 1998 menjelaskan bahwa Gunung Watuputih dan sekitarnya secara fisiografis tergolong dalam tipe bentang alam karst.2

Jika izin PT Semen Indonesia tidak dicabut maka dipastikan akan hilangnya fungsi resapan air pada kawasan CAT Watuputih, akan mengancam 607.198 jiwa di Kabupaten Rembang yang selama ini menggantungkan air pada wilayah tersebut, menurut keterangan badan geologi jika kawasan CAT (cekungan air tanah) watu putih di tambang juga akan berdampak hilangnya mata air di kabupaten blora dan bojonegoro. Berbagai upaya mereka lakukan, mulai dari audiensi, gugatan ke PTUN hingga aksi ke Jakarta.

Pada tanggal 16 April ini, PTUN Semarang akan mengeluarkan putusan atas gugatan izin lingkungan PT Semen.