<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sorge Magazine</title>
	<atom:link href="http://www.sorgemagz.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sorgemagz.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Mon, 20 May 2013 13:01:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
		<item>
		<title>(Aksi Warga) Merebut Kembali Babakan Siliwangi</title>
		<link>http://www.sorgemagz.com/?p=2556</link>
		<comments>http://www.sorgemagz.com/?p=2556#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 May 2013 13:01:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sorge</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogs]]></category>
		<category><![CDATA[aksi warga]]></category>
		<category><![CDATA[kabar dari garis depan]]></category>
		<category><![CDATA[savebabakansiliwangi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorgemagz.com/?p=2556</guid>
		<description><![CDATA[Ratusan warga Bandung dari berbagai komunitas, menggelar aksi Merebut Kembali Babakan Siliwangi, Senin pagi (20 Mei 2013) di hutan kota Babakan Siliwangi, Bandung. Beberapa tokoh masyarakat juga hadir, seperti budayawan Tisna Sanjaya, dan mantan gubernur Jabar Solihin GP. Mereka menolak dan mendesak Wali Kota Bandung Dada Rosada membatalkan kontrak dengan PT. EGI Perusahaan ini hendak [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Ratusan warga Bandung dari berbagai komunitas, menggelar aksi Merebut Kembali Babakan Siliwangi, Senin pagi (20 Mei 2013) di hutan kota Babakan Siliwangi, Bandung. Beberapa tokoh masyarakat juga hadir, seperti budayawan Tisna Sanjaya, dan mantan gubernur Jabar Solihin GP. Mereka menolak dan mendesak Wali Kota Bandung Dada Rosada membatalkan kontrak dengan PT. EGI Perusahaan ini hendak membangun restoran di kawasan hutan kota itu.</p>
<p>Aksi dimulai dengan ritual pembacaan doa. Setelah itu, warga yang ikut aksi membongkar seng yang mengelilingi Babakan Siliwangi. Seng &#8211; seng tersebut telah dilukis dan berisikan protes warga kota Bandung. Seng &#8211; seng tersebut diarak, dipamerkan dan dilelang di kantor Pemerintah Kota Bandung.</p>
<p>Berikut video footage dari aksi tersebut</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorgemagz.com/?feed=rss2&#038;p=2556</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Teaser) Banbanan</title>
		<link>http://www.sorgemagz.com/?p=2546</link>
		<comments>http://www.sorgemagz.com/?p=2546#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 May 2013 09:30:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sorge</dc:creator>
				<category><![CDATA[Videos]]></category>
		<category><![CDATA[Banbanan]]></category>
		<category><![CDATA[Sorge Pictures]]></category>
		<category><![CDATA[teaser]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorgemagz.com/?p=2546</guid>
		<description><![CDATA[  Judul Banbanan Produksi SORGE Pictures Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa UNPAR Produser Devinisa Suhartono Mirza Fahmi Sutradara Banyubening Dayinta P Pemeran Bintang Aqila Bagja, Prabu Upasara, Kania Mamonto, Yudi Nugraha, Adytio Nugroho Durasi 7 menit 59 detik Sinopsis  Di hari yang terik, Mamet dan Asep, dua anak kecil yang bersahabat, berniat untuk melakukan hal-hal seru nan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"> <a href="http://www.sorgemagz.com/wp-content/uploads/2013/05/posterban.jpg"><br />
</a><a href="http://www.sorgemagz.com/wp-content/uploads/2013/05/posterban.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-2548" alt="posterban" src="http://www.sorgemagz.com/wp-content/uploads/2013/05/posterban.jpg" width="434" height="614" /></a><strong></strong></p>
<p><strong>Judul</strong></p>
<p><strong></strong><em id="__mceDel">Banbanan</em></p>
<p><strong>Produksi </strong><br />
SORGE Pictures<br />
Koperasi Keluarga Besar Mahasiswa UNPAR</p>
<p><strong>Produser</strong><br />
Devinisa Suhartono<br />
Mirza Fahmi</p>
<p><strong>Sutradara</strong><br />
Banyubening<br />
Dayinta P</p>
<p><strong>Pemeran</strong><br />
Bintang Aqila Bagja, Prabu Upasara, Kania Mamonto, Yudi Nugraha, Adytio Nugroho</p>
<p><strong>Durasi</strong><br />
7 menit 59 detik</p>
<p><strong>Sinopsis </strong></p>
<p><strong></strong>Di hari yang terik, Mamet dan Asep, dua anak kecil yang bersahabat, berniat untuk melakukan hal-hal seru nan menyegarkan. Terlintaslah ide untuk bermain ban-banan di kolam. Sayangnya, banbanan hitam andalan mereka telah raib, dijual kepada Kang Loak. Berhasilkah Mamet dan Asep untuk mendapatkan kembali ban-banan andalan mereka sembari bertualang di sekitar sungai? Ternyata persoalan yang mereka hadapi tak sekedar mengejar Kang Loak dan mendapatkan kembali ban-bananmereka. Ada persoalan besar lainnya yang menanti</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorgemagz.com/?feed=rss2&#038;p=2546</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesta Rilis Banda Neira &#8220;Berjalan Lebih Jauh&#8221; Jakarta: Newseum 26 Mei 2013</title>
		<link>http://www.sorgemagz.com/?p=2526</link>
		<comments>http://www.sorgemagz.com/?p=2526#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 May 2013 09:02:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sorge</dc:creator>
				<category><![CDATA[Features]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorgemagz.com/?p=2526</guid>
		<description><![CDATA[Banda Neira, Pesta Rilis Jakarta Minggu, 26 Mei 2013 di Newseum Cafe Jl. Veteran 1 no.33, Jakarta, Indonesia 10110 (Busway koridor 1 &#8211; Juanda atau Istiqlal, samping es krim Ragusa). Contributor Coupon (CC) Rp. 20.000,- -Presale Rp. 25.000,- On The Spot (termasuk diskon khusus untuk setiap pembelian CD, Kaos, Totebag Banda Neira (terbatas). Langkah-langkah pemesanan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone" alt="" src="http://sphotos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s480x480/249056_579260308760688_189359750_n.jpg" width="340" height="480" /></p>
<p>Banda Neira, Pesta Rilis Jakarta Minggu, 26 Mei 2013 di Newseum Cafe Jl. Veteran 1 no.33, Jakarta, Indonesia 10110 (Busway koridor 1 &#8211; Juanda atau Istiqlal, samping es krim Ragusa). Contributor Coupon (CC) Rp. 20.000,- -Presale Rp. 25.000,- On The Spot (termasuk diskon khusus untuk setiap pembelian CD, Kaos, Totebag Banda Neira (terbatas).</p>
<p>Langkah-langkah pemesanan kupon kontribusi (presale) Pesta Rilis Banda Neira Jakarta</p>
<p>1. Silakan transfer Rp. 20.000/kupon kontribusi ke rek BCA 0860506122 a/n Egi Primayogha Mardhika atau rek Mandiri 1320013828166 a/n Myria Bekti</p>
<p>2. Jika sudah, silahkan konfirmasi transfer via email records@sorgemagz.com atau sms ke 085795988644  beserta nama lengkap dan jumlah pesanan tiket (jika tidak memakai rekening sendiri, harap cantumkan nama rekening pengirim).</p>
<p>2. Nomor kode kupon yang sudah dipesan akan kami kirim via email/sms</p>
<p>3. Pada hari H, bawa nomor kode kupon yang diberikan dan tukarkan langsung di venue.</p>
<p>4. Selamat menikmati acara, salam nelanxa <img src='http://www.sorgemagz.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorgemagz.com/?feed=rss2&#038;p=2526</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Official Teaser) Setelah 15 Tahun&#8230;</title>
		<link>http://www.sorgemagz.com/?p=2532</link>
		<comments>http://www.sorgemagz.com/?p=2532#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 May 2013 08:20:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sorge</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogs]]></category>
		<category><![CDATA[dokumenter]]></category>
		<category><![CDATA[reformasi 98]]></category>
		<category><![CDATA[setelah 15 tahun lalu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorgemagz.com/?p=2532</guid>
		<description><![CDATA[Karya Tino Saroengallo Evaluasi perjalanan reformasi, hasil reformasi sampai dengan tahun 2012, dengan cara mewawancarai mantan aktivis 1998, anggota masyarakat dan mahasiswa saat ini. Apakah reformasi gagal? Selain wawancara, film ini juga menampilkan footage terkait pergerakan pada masa Orde Baru yang dulu dilarang tayang di media massa. Misalnya Peristiwa Gejayan. Kalau film “Tragedi Jakarta 1998 (Student [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Karya Tino Saroengallo</p>
<p>Evaluasi perjalanan reformasi, hasil reformasi sampai dengan tahun 2012, dengan cara mewawancarai mantan aktivis 1998, anggota masyarakat dan mahasiswa saat ini. Apakah reformasi gagal? Selain wawancara, film ini juga menampilkan footage terkait pergerakan pada masa Orde Baru yang dulu dilarang tayang di media massa. Misalnya Peristiwa Gejayan.</p>
<p>Kalau film “Tragedi Jakarta 1998 (Student Movement in Indonesia)” didedikasikan bagi korban Tragedi Trisakti dan Tragedi Semanggi I maka film “Setelah 15 Tahun&#8230;” didedikasikan untuk Moses Gatotkaca (korban Peristiwa Gejayan) dan Yun Hap (korban Tragedi Semanggi II). Mereka mewakili banyak korban lain selama masa Orde Baru. Mudah-mudahan dengan menonton film ini masyarakat bisa disembuhkan dari “penyakit lupa” dan kembali berupaya menegakkan cita-cita Reformasi.</p>
<p>Produksi film ini bisa terlaksana karena bantuan teman-teman komunitas film di Jakarta, Jogjakarta dan Makassar yang membantu syuting maupun editing secara pro bono.</p>
<p><strong>Keterangan diambil dari halaman Facebook <a href="https://www.facebook.com/komunitas.dokumenter?ref=ts&amp;fref=ts">Komunitas Dokumenter</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorgemagz.com/?feed=rss2&#038;p=2532</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>(Teaser) Video Konser Gran Kino dan Sarasvati</title>
		<link>http://www.sorgemagz.com/?p=2522</link>
		<comments>http://www.sorgemagz.com/?p=2522#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 16:19:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sorge</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorgemagz.com/?p=2522</guid>
		<description><![CDATA[Gran Kino (Perancis) dan Sarasvati (Indonesia), Rabu silam (15 Mei) menggelar konser kolaborasi di IFI Bandung. Mereka membawakan lagu kolaborasi sebanyak tiga lagu, setelah sebelumnya mereka tampil sendiri &#8211; sendiri. Sebelum kami menyajikan video (full) kolaborasi mereka, kami akan memberikan bocoran (teaser) penampilan mereka. Simak.. Tim Produksi Sorgemagz Videografer Achmad Jauhar Adhito Harinugroho Emanuella Kania [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Gran Kino (Perancis) dan Sarasvati (Indonesia), Rabu silam (15 Mei) menggelar konser kolaborasi di IFI Bandung. Mereka membawakan lagu kolaborasi sebanyak tiga lagu, setelah sebelumnya mereka tampil sendiri &#8211; sendiri. Sebelum kami menyajikan video (full) kolaborasi mereka, kami akan memberikan bocoran (teaser) penampilan mereka. Simak..</p>
<p><strong>Tim Produksi Sorgemagz</strong></p>
<p><strong>Videografer</strong><br />
Achmad Jauhar<br />
Adhito Harinugroho<br />
Emanuella Kania Mamonto</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorgemagz.com/?feed=rss2&#038;p=2522</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wawancara Dengan Yuslam Fikri Ansari</title>
		<link>http://www.sorgemagz.com/?p=2519</link>
		<comments>http://www.sorgemagz.com/?p=2519#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 May 2013 04:37:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sorge</dc:creator>
				<category><![CDATA[Videos]]></category>
		<category><![CDATA[dokumenter]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Perfilman]]></category>
		<category><![CDATA[wawancara]]></category>
		<category><![CDATA[Yuslam fikri ansari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorgemagz.com/?p=2519</guid>
		<description><![CDATA[Yuslam Fikri Ansari atau yang akrab dipanggil Yufik, adalah salah satu pembuat film dokumenter dari Komunitas Perfilman Intertekstual (KoPI). Yufik terkenal dengan sebutan pembuat film kampung, karena memang ia banyak keluar masuk kampung untuk mendokumentasikan tentang dinamika kehidupan kampung. Ada beberapa film-nya yang sudah memenangkan festival baik dalam dan luar negeri. Sorgemagz berkesempatan untuk mewawancarai-nya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Yuslam Fikri Ansari atau yang akrab dipanggil Yufik, adalah salah satu pembuat film dokumenter dari Komunitas Perfilman Intertekstual (KoPI). Yufik terkenal dengan sebutan pembuat film kampung, karena memang ia banyak keluar masuk kampung untuk mendokumentasikan tentang dinamika kehidupan kampung. Ada beberapa film-nya yang sudah memenangkan festival baik dalam dan luar negeri.</p>
<p>Sorgemagz berkesempatan untuk mewawancarai-nya beberapa waktu silam, simak&#8230;</p>
<p>Untuk melihat beberapa film produksi KoPI klik<br />
<a dir="ltr" title="http://vimeo.com/user12575869" href="http://vimeo.com/user12575869" target="_blank" rel="nofollow">http://vimeo.com/user12575869</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorgemagz.com/?feed=rss2&#038;p=2519</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesta Rilis Album Banda Neira di Jakarta</title>
		<link>http://www.sorgemagz.com/?p=2514</link>
		<comments>http://www.sorgemagz.com/?p=2514#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 07:32:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sorge</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogs]]></category>
		<category><![CDATA[banda neira]]></category>
		<category><![CDATA[pesta rilis album]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorgemagz.com/?p=2514</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Playlist Video Banda Neira produksi Sorge Magazine Di bawah ini adalah seluruh video Banda Neira yang pernah diproduksi oleh Sorge Magazine. Ada yang berupa dokumentasi konser dan rekaman, Video Art Mari Berpuisi dari Tim Mari Berpuisi, hingga video pantomim. Silahkan dinikmati..... Videografer : Achmad Jauhar, Adhito Harinugroho, Adimaz Fernando, Banyubening, Harish Alfarizi, Shafira Ayunindya [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://www.sorgemagz.com/wp-content/uploads/2013/05/935566_577442815609104_346050414_n.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2506" alt="Poster Teaser" src="http://www.sorgemagz.com/wp-content/uploads/2013/05/935566_577442815609104_346050414_n.jpg" width="679" height="936" /></a><code><strong>Playlist Video Banda Neira produksi Sorge Magazine</strong></code></p>
<blockquote><p><em id="__mceDel"><code><strong><br />
</strong></code></em><code>Di bawah ini adalah seluruh video Banda Neira yang pernah diproduksi oleh Sorge Magazine. </code><code><br />
Ada yang berupa dokumentasi konser dan rekaman, Video Art Mari Berpuisi dari Tim Mari Berpuisi, hingga video pantomim. Silahkan dinikmati.....</code></p>
<p><strong>Videografer</strong> : Achmad Jauhar, Adhito Harinugroho, Adimaz Fernando, Banyubening, Harish Alfarizi, Shafira Ayunindya (Sorgemagz); Bagus Nugroho (Merespon Ruang)</p>
<p>&nbsp;</p></blockquote>
<p><code><iframe class="youlist" style="width:580px;height:340px;z-index:1;" src="http://www.youtube.com/embed/?listType=playlist&list=PLuBU0FibwPqdOGt3m2Eqg68pjE7Z-glqh&#038;modestbranding=1&#038;showinfo=1&#038;theme=dark&#038;controls=1&#038;color=red&#038;rel=1&#038;start=0&#038;loop=0&#038;iv_load_policy=1&#038;fs=1&#038;disablekb=0&#038;autohide=2&#038;autoplay=0&#038;version=3"></iframe></code></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorgemagz.com/?feed=rss2&#038;p=2514</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Deugalih &amp; Folks &#8211; Earth &#8211; Live at Pesta Rilis Banda Neira</title>
		<link>http://www.sorgemagz.com/?p=2472</link>
		<comments>http://www.sorgemagz.com/?p=2472#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 03:36:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sorge</dc:creator>
				<category><![CDATA[Videos]]></category>
		<category><![CDATA[banda neira]]></category>
		<category><![CDATA[deugalih & Folks]]></category>
		<category><![CDATA[earth]]></category>
		<category><![CDATA[folk]]></category>
		<category><![CDATA[pesta rilis album]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorgemagz.com/?p=2472</guid>
		<description><![CDATA[Setelah bertahun-tahun ‘bersolo karier’ pasca Schizophones bubar/vakum, pada tahun 2010 Deu Galih resmi membentuk sebuah band untuk mengakomodir arah musik folk yang sedang ia tuju. Band tersebut bernama The Folks. Anggota The Folks pun sembarangan orang, karena beberapa dari mereka adalah eksponen scene country-music Bandung. Lalu satu diantaranya adalah dosen di fakultas tempat Deugalih dulu [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah bertahun-tahun ‘bersolo karier’ pasca Schizophones bubar/vakum, pada tahun 2010 Deu Galih resmi membentuk sebuah band untuk mengakomodir arah musik folk yang sedang ia tuju. Band tersebut bernama The Folks. Anggota The Folks pun sembarangan orang, karena beberapa dari mereka adalah eksponen scene country-music Bandung. Lalu satu diantaranya adalah dosen di fakultas tempat Deugalih dulu belajar.</p>
<p>Dalam video ini Deugalih &amp; Folks membawakan lagu EARTH di pesta rilis album Banda Neira, April silam. Ok tak perlu berlama &#8211; lama lagi, selamat menyaksikan&#8230;</p>
<p><strong>Tim Videografer Pesta Rilis Banda Neira</strong></p>
<p><strong>Videografer</strong><br />
Achmad Jauhar<br />
Adhito Harinugroho<br />
Adimaz Fernando<br />
Banyubening<br />
Harish Alfarizi</p>
<p><strong>Video Editor</strong><br />
Adhito Harinugroho</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorgemagz.com/?feed=rss2&#038;p=2472</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Liga Musik Nasional: Melancholic Bitch &#8220;Menuju Semesta&#8221;</title>
		<link>http://www.sorgemagz.com/?p=2468</link>
		<comments>http://www.sorgemagz.com/?p=2468#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 19:13:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sorge</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorgemagz.com/?p=2468</guid>
		<description><![CDATA[Konser Menuju Semesta Jumat, 31 Mei 2013 (19:00-end) IFI Bandung (CCF) &#8211; Purnawarman 32 Bandung Presale Tiket : Rp 35.000 (Terbatas 200) OTS : Rp 50,000 &#160; Tiket bisa didapatkan mulai 16 Mei 2013 di Omunium Jl Ciumbuleuit No 151B lt.2 Bandung Ph. 022-2038279 / 087821836088 omuniuum@gmail.com &#160; Untuk tanggal 31 Mei 2013 [Penjualan tiket [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.sorgemagz.com/wp-content/uploads/2013/05/postermenujusemesta.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2469" alt="postermenujusemesta" src="http://www.sorgemagz.com/wp-content/uploads/2013/05/postermenujusemesta.jpg" width="299" height="448" /></a></p>
<p>Konser Menuju Semesta</p>
<p>Jumat, 31 Mei 2013 (19:00-end)</p>
<p>IFI Bandung (CCF) &#8211; Purnawarman 32 Bandung</p>
<p>Presale Tiket : Rp 35.000 (Terbatas 200)</p>
<p>OTS : Rp 50,000</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tiket bisa didapatkan mulai 16 Mei 2013 di</p>
<p>Omunium</p>
<p>Jl Ciumbuleuit No 151B lt.2</p>
<p>Bandung</p>
<p>Ph. 022-2038279 / 087821836088</p>
<p>omuniuum@gmail.com</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk tanggal 31 Mei 2013 [Penjualan tiket di venue mulai jam 17.00 WIB. Open Gate 18.30 WIB ]</p>
<p>Nama konser menuju semesta dipilih karena tema perjalanan cukup menjadi bagian penting dari tema musik Melancholic Bitch, baik itu di album perdana mereka, Anamnesis (yang sekarang dirilis ulang sebagai Re-Anamnesis) maupun &#8220;album cinta pesisir&#8221; Balada Joni dan Susi.</p>
<p>Terakhir tampil di Bandung pada tahun 2000, itupun hanya muncul sebagai pengiring performance art salah satu penampil di pasar seni ITB, tampaknya sudah saatnya mereka diculik untuk mempunyai panggung sendiri di Bandung.</p>
<p>Mengapa perlu menunggu selama lebih dari tiga belas tahun untuk tampil di Bandung? Pertanyaan itu terjawab jika tahu keseharian dari para personil Melancholic Bitch. Sudah sejak lama band ini dikenal dengan kesibukan masing-masing personilnya. Ugoran Prasad, vokalisnya, sibuk bolak balik menimba ilmu ke luar negeri selain tentunya bekerja sebagai pengarang, peneliti pertunjukan dan belakangan juga menjadi direktur program Teater Garasi. Yosef Herman Susilo, sang gitaris, sibuk menjadi bapak dari dua anak dan menjual kemampuan merancang sound untuk banyak pertunjukan seni di Jogja. Yennu Ariendra, selain sebagai gitaris dan penanggung jawab departemen synth pada Melancholic Bitch, juga punya kesibukan utama sebagai komposer dan music director berbagai karya teater, selain juga bermusik bersama Belkastrelka. Richardus Ardita yang bertanggung jawab di departemen Bas juga punya band bernama Shoolinen selain Individual Life, di tengah kesibukannya sebagai web-designer.  Septian Dwirima, dikabarkan sedang hiatus dengan musik untuk berkonsentrasi untuk perjalanan spiritualnya. Kabar hiatus ini juga terdengar dari Wiryo Pierna Haris, sebab gitaris ini sedang berada di negeri Paman Sam untuk waktu yang cukup lama. Peta kesibukan personil Melancholic Bitch memang terdengar begitu riuh; tapi ini bukan alasan yang mencegah kita untuk menculik mereka.</p>
<p>Rencana penculikan ini sebetulnya sudah hampir terjadi tahun lalu jika saja saat itu mereka jadi manggung di Jakarta. Sayangnya, mereka batal manggung dan kami di belum punya cukup amunisi untuk menculik mereka langsung dari Jogja. Obrolan tentang ini juga sudah muncul sejak dikabarkan Ugoran sedang pulang kampung ke Jogjakarta. Titik terang muncul saat tim dari Liga Musik Nasional yang juga ikut dalam kesibukan konser Mitos Melankolia akhirnya berhasil menemui seluruh personil dan punya kesempatan untuk berunding soal jadwal untuk penculikan mereka ke Bandung. Perundingan yang berlangsung sangat ketat meski singkat menghasilkan tanggal 31 Mei 2013 jadwal mereka kosong. Itu pas dengan hari raya konser Limunas yang selalu diselenggarakan pada hari Jumat.</p>
<p>Selesai dengan perundingan jadwal, venue ditentukan di IFI Bandung. Direktur IFI Bandung saat ini, M. Louis Presset ternyata punya antusiasme yang besar untuk menyambut dan beradaptasi dengan hal-hal baru dan skena di Bandung. Beliau dengan senang hati membuka pintu IFI untuk Limunas menyelenggarakan konser.</p>
<p>Selanjutnya, amunisi. Bagaimanapun, konser apalagi skema penculikan band dari luar kota tentu membutuhkan amunisi yang tidak sedikit. Disini, Limunas dibantu oleh Djarum Black Mild yang bersedia menjadi sponsor utama. Dukungan juga datang dari Omuniuum, Maternal Disaster dan Kongsi Jahat yang merupakan sindikat utama dalam penculikan Melancholic Bitch.</p>
<p>Setelah itu, mencari teman untuk mengantarkan kita dalam bertemu Melancholic Bitch, Limunas memutuskan untuk mengajak Teman Sebangku yang dengan kesederhanaannya  merangkum musik manis untuk ikut bersama nanti berjumpa Joni dan Susi di konser Menuju Semesta. Selain itu, mungkin saja partner menyanyi Melancholic Bitch yang muncul di konser Mitos Melankolia juga akan muncul di lagu Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa.</p>
<p>Masih mau menunggu hitungan hari, bulan, tahun atau entah berapa lama lagi untuk menyaksikan mereka tampil di Panggung?</p>
<p>Kami dari Liga Musik Nasional mengundang teman-teman semua untuk bersama-sama dengan kami, Menuju Semesta bersama Melancholic Bitch.</p>
<p>Sampai jumpa di venue, selamat bersenang-senang!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Salam hangat,</p>
<p>Liga Musik Nasional</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorgemagz.com/?feed=rss2&#038;p=2468</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konser Blur di Big Sound Festival Jakarta (Review)</title>
		<link>http://www.sorgemagz.com/?p=2461</link>
		<comments>http://www.sorgemagz.com/?p=2461#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 10:08:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sorge</dc:creator>
				<category><![CDATA[Musics]]></category>
		<category><![CDATA[Reviews]]></category>
		<category><![CDATA[big sound fest]]></category>
		<category><![CDATA[blur]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[review]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sorgemagz.com/?p=2461</guid>
		<description><![CDATA[Penantian yang panjang akhirnya tiba juga. Begitulah kira-kira kalimat yang ada di kepala saya, dan mungkin juga ribuan orang yang pernah memiliki momen indah dengan sebuah band asal UK yang menamakan dirinya Blur, ketika mendengar mereka akan datang ke Indonesia. Generasi yang tumbuh pada dekade 90an pasti memiliki ikatan personal dengan band ini. Entah karena [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>Penantian yang panjang akhirnya tiba juga. Begitulah kira-kira kalimat yang ada di kepala saya, dan mungkin juga ribuan orang yang pernah memiliki momen indah dengan sebuah band asal UK yang menamakan dirinya Blur, ketika mendengar mereka akan datang ke Indonesia. Generasi yang tumbuh pada dekade 90an pasti memiliki ikatan personal dengan band ini. Entah karena video klip Coffee &amp; TV yang diputar berulang-ulang di televisi, Song 2 yang menjadi lagu wajib bagi remaja yang mulai belajar alat musik, atau tender yang diputar berulang kali sampai kaset nya rusak. Blur bisa dibilang menjadi penanda momen-momen indah masa remaja pada saat itu.</p>
<div id="attachment_2462" class="wp-caption aligncenter" style="width: 377px"><a href="http://www.sorgemagz.com/wp-content/uploads/2013/05/935213_10200311586086903_594758124_n.jpg"><img class=" wp-image-2462 " alt="diambil dari halaman facebook Gupta Ganesha Pratama http://www.facebook.com/guptaganeshapertama?fref=ts" src="http://www.sorgemagz.com/wp-content/uploads/2013/05/935213_10200311586086903_594758124_n.jpg" width="367" height="367" /></a><p class="wp-caption-text">Diambil dari halaman facebook Gupta Ganesha Pratama http://www.facebook.com/guptaganeshapertama?fref=ts</p></div>
<p>&nbsp;</p>
<p>Rabu, 15 Mei 2013, sudah belasan tahun setelah Blur menjadi idola dan impian sebelum tidur remaja-remaja tanggung, yang sekarang sudah menjadi bapak dan ibu muda, akhirnya berkesempatan untuk pertama kalinya tampil di Indonesia. Dikemas dalam sebuah festival bertajuk #bigsoundfest, Dyandra Entertaintment akhirnya berhasil mendatangkan Blur dengan sederet artis lokal dan internasional seperti Tegan &amp; Sara, Vanshe, dan The Temper Tramp. Tiket yang tergolong cukup tinggi pun rasanya tidak masalah mengingat ini adalah momen penantian paling penting dalam hidup sebagian <i>fans</i> berat Blur di Indonesia. Untuk sebuah doa yang terjawab, kira-kira seperti itu.</p>
<p>Dengan jadwal yang tergolong tepat waktu, Blur membuka <i>set</i> mereka malam itu dengan Boys and Girls, penonton kelas VIP yang merogoh kocek lebih besar pun seketika berteriak keras dan meloncat menyambut Damon Albarn (Vokal), Dave Rowntree (Drum), Graham Coxon (Gitar) dan Alex James (Bass) dengan ikut bernyanyi bersama. Saling dorong pun terjadi, walau banyak penonton wanita di bagian depan yang terhimpit. Seakan tidak memberi jeda, Popscene dan There&#8217;s No Other Way pun langsung digeber dengan penuh energi. Terlihat banyak sekali mata yang berbinar diantara penonton seolah mereka tidak mempercayai apa yang mereka lihat dan dengar saat itu.</p>
<p>Dilanjut dengan nomor-nomor hits lain nya seperti Bedhead, Beetlebum, Out of time yang sudah tentu dilahap habis oleh penonton tanpa terkecuali. Momen Out of time sukses membuat saya membasahi mata saya mengingat masa-masa sulit skripsi dilalui dengan mendengarkan lagu ini. Kemudian Trimm Trabb, Caramel, Coffee &amp; TV diselingi momen-momen unik seperti gestur Coxon dengan gitarnya, atau Alex yang selalu kalem sambil senyum-senyum tidak jelas. Tender menjadi koor yang cukup membuat bulu kuduk merinding, hampir semua yang hadir bernyanyi dengan lantang sepanjang lagu. Senyum dan gelengan kepala tanda rasa takjub pun terlihat di wajah Alex dan Damon. Penonton Indonesia memang selalu mengesankan dalam membuat impresi bagi setiap idolanya. Country House juga tak kalah mencuri perhatian karena Damon turun panggung dan menghampiri penonton untuk bernyanyi bersama. Parklife, End of Century, Death of The Party, lalu This Is a Low diiringi dengan koor massa sebelum mereka kembali ke belakang panggung sebelum <i>encore</i> dimulai.</p>
<p>Set <i>encore</i> dibuka dengan Westway, lalu For Tommorow. Beberapa penonton di deretan depan panggung sudah mulai kepayahan namun masih tetap memaksakan sisa tenaga mereka, apalagi kalau bukan untuk menyambut koor massal pada saat The Universal dimainkan. Intro Song 2 dimainkan, seluruh penonton melompat sambil bernyanyi, sekaligus menjadi sajian puncak <i>setlist</i> Blur malam itu.</p>
<p>Sebuah konser yang sangat manis, berbagai nilai kurang seperti kurang kooperatif nya pihak keamanan menanggulangi penonton yang kepayahan dan terhimpit serta hal-hal lain nya hampir tidak terasa tertutup dengan eforia yang sangat besar yang diciptakan oleh Blur. Terlihat banyak senyum sumringah di wajah penonton sepanjang jalan pulang sambil sesekali menyeka keringat mereka. Malam yang hebat.</p>
<p><strong>Gupta Ganesha Pertama</strong><br />
<a href="http://gazingdays.blogspot.com/" target="_blank">gazingdays.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sorgemagz.com/?feed=rss2&#038;p=2461</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
